”EPILOG KITA”
Ingatkah lagi kalian,
Di saat kita semua bersama,
Berteriakan menyorak pada dunia,
Atas nama nafsu remaja……
Sering kita bersama,
Berjalan diatas landasan persahabatan,
Walaupun jauh,
Foto-foto kenangan tidak akan pudar warnanya…….
Riuh tawa hilai memekakan telinga,
Merupakan lagu yang terindah,
Bersama kita senandungkan,
berpanjangan mengiringi hari ke hari……
Jeritan luka kongsian bersama,
Merupakan sejuta rahsia,
Hanya kepercayaan yang dapat mengungkapnya,
Bersama kita harungi nostalgia merobek hati…………
Ingatkah lagi kalian ?
Tika kita memonopoli lantai dangsa,
Bersama kita melepaskan segala beban,
Kesatuan cinta dari persahabatan kita,
Membuat mata-mata cemburu,
Melihat kita bersama riang berfoya-foya……
Jauh tidak bererti terpisah,
Dekat tidak bereti berkekalan,
tetapi persahabatan ini tetap ada,
Walau masa membawa kita pergi,
Mencapai kesempurnaan dalam dunia kosmopolitan,
Ingatkah lagi kalian,
Di saat kita semua bersama,
Berteriakan menyorak pada dunia,
Atas nama nafsu remaja……
Sering kita bersama,
Berjalan diatas landasan persahabatan,
Walaupun jauh,
Foto-foto kenangan tidak akan pudar warnanya…….
Riuh tawa hilai memekakan telinga,
Merupakan lagu yang terindah,
Bersama kita senandungkan,
berpanjangan mengiringi hari ke hari……
Jeritan luka kongsian bersama,
Merupakan sejuta rahsia,
Hanya kepercayaan yang dapat mengungkapnya,
Bersama kita harungi nostalgia merobek hati…………
Ingatkah lagi kalian ?
Tika kita memonopoli lantai dangsa,
Bersama kita melepaskan segala beban,
Kesatuan cinta dari persahabatan kita,
Membuat mata-mata cemburu,
Melihat kita bersama riang berfoya-foya……
Jauh tidak bererti terpisah,
Dekat tidak bereti berkekalan,
tetapi persahabatan ini tetap ada,
Walau masa membawa kita pergi,
Mencapai kesempurnaan dalam dunia kosmopolitan,
